Home > Info Terbaru > Suami Penghasilan Rendah Suka Main ke Dapur

Suami Penghasilan Rendah Suka Main ke Dapur

Suami Penghasilan Rendah Suka Main ke Dapur

Suami Penghasilan Rendah Suka Main ke Dapur. Di Indonesia, pria seringkali jadi kepala keluarga. Sedangkan istri menjadi ibu rumah tangga yang mengurus urusan di dalam rumah, seperti masak, mencuci, ngepel, ngurus anak, dll. Sehingga pekerjaan ibu hanya di rumah, bukan di luar. Tidak demikian dengan suami sebagai kepala keluarga yang bertanggungjawab terhadap nafkah yang mengharuskan dirinya bekerja di luar rumah.

Tradisi seperti itu sudah berlaku cukup lama dan masik eksis diterima pasangan pernikahan. Ada anggapan bahwa tugas perempuan itu “masak, macak, dan manak”. Walaupun akhir-akhir ini banyak pengusung gerakan gender, tetap saja gerakan itu tak laku. Buktinya masih banyak perempuan lebih suka berperan di dalam rumah dari pada di luar.

Kekokohan budaya rumah tangga yang menganggap suami adalah kepala keluarga tidak lepas dari faktor agama. Selain itu faktor budaya yang sampai detik ini masih berlaku di sejumlah Negara Asia Tenggara dan bahkan eropa, bahwa kewajiban istri adalah mengurus rumah dan kewajiban suami mencari nafkah. Suami dan istri sama sekali tidak terikat dengan kontrak sosial dalam urusan ini, yang apabila melanggar akan kena sanksi. Secara otomatis, ketika pria dan wanita menikah, tanpa paksaan dan tanpa permintaan, suamilah yang mencari nafkah, sedangkan istri mengurus rumah tangga.

Para perempuan bisa melakukan itu tidak lepas dari cara melihat orang tua mereka, tetangga, saudara, dan teman-teman yang kebanyakan istri lebih banyak jadi pengurus rumah. Ada rasa kenyamanan tersendiri ketika istri melakukan hal ini. Maka wajar jika gerakan gender yang menuntut perempuan harus keluar rumah, perempuan jangan bergantung pada suami, perempuan harus jadi wanita karir, ternyata hanya sebagian orang yang meniru. Walaupun ada yang jadi wanita karir, tetap saja bakat alamiah yang ada dalam diri ibu tak bisa hilang. Jadi sesibuk apapun, mereka tidak lupa dengan pekerjaan rumah.

Nasib Pria Penghasilan Rendah

Pria sebagai kepala keluarga juga punya tanggungjawab besar terhadap bahtera rumah tangga. Dia harus bisa menghidupi keluarganya mulai darai istri, anak, jika masih ada orang tua dan saudara, juga berkewajiban. Kewibawaan seorang suami dalam posisi ini memang jadi taruhannya. Mengapa? Jika suami mampu mencukupi kebutuhan keluarganya, kewibawaan sebagai kepala keluarga mungkin bisa tegak lurus. Seandainya dia tak sanggup dan bahkan sama sekali tak mampu, maka bisa aja status kepala keluarga bisa turun karena ketidakmampuan ini.

Menurut studi terbaru dari Universitas Warwick di Inggris, pria yang memiliki penghasilan lebih banyak, memiliki kemungkinan kecil untuk membantu pekerjaan rumah. Barangkali tipe pria ini disebabkan kesibukannya bekerja di luar rumah. Namun hal tersebut berbanding terbalik dengan pria yang berpenghasilan lebih rendah. “Tampaknya pria dengan pendapatan lebih rendah merasa senang untuk mengelap debu, mencuci piring dan melakukan beberapa pekerjaan rumahlainnya,” kata Dr. Clare Lyonette dari Institute for Employment Research, sebagaimana dilansir dari Cosmopolitan, Jumat (6/2/2015). Pada dasarnya seorang suami yang membantu kegiatan istri pada saat di rumah sah-sah aja. Justru dianggap sangat baik karena bisa meringankan beban istri.

Memang jika pria punya penghasilan di bawha istri tentu sangat tidak leluasa dalam artian kehilangan kuasanya. Bagaimana tidak, kebutuhan keluarganya tidak sepenuhnya dari pihak suami. Justru suami-lah yang disokong istri jika kekurangan.

Kasus pernikahan Nassar dan Muzdalifah, publik tahu kalau yang kaya adalah Muzdalifah. Karena kekayaan Nassar di bawah jauh kekayaan Muzdalifah, akhirnya keutuhan rumah tangga mereka hancur. Salah satu penyebabnya adalah Nassar tidak punya apa-apa.

Walaupun tidak semua perempuan selalu merendahkan pria penghasilan rendah, kebanyakan pria apabila hidupnya selalu disokong oleh wanita jelas sangat menurunkan statusnya sebagai kepala keluarga. Tidak heran mereka sering membantu tugas istri, seperti ngepel, mencuci, nyapu, dan sebagainya. Walaupun hal ini tidak salah, seakan nasibnya memang jauh berbeda dengan pria yang berpenghasilan tinggi, yang selalu dihormati.

Tags: , , , , ,



Artikel Yang Lain:


  1. Update Status Facebook via BlackBerry Palsu dan 100% palsu
  2. Semangat Mengerti Perbedaan, Bukan Berpecahan
  3. Everton & Fiorentina Bersaing Buru Keisuke Honda
  4. Cara sederhana mengekspor dan mengimpor fungsi DLL C plus plus ( Dynamic Library (.dll) C++ exspor ke aplikasi VB )
  5. Video Adele – Someone Like You Versi koplo sera via vallent
  6. Lirik Lagu – Shine Jesus Shine
  7. Optimasi SEO ON PAGE Pada Blogspot
  8. Foto Dahsyatnya Tsunami Aceh 2004 Terekam dari Stasiun Luar Angkasa
  9. 3 Alasan Memilih Jokowi Bukan Prabowo – Kompasiana
  10. Anggun menyanyikan 2 lagu di X factor Malam ini

Comments are closed.