Home > Info Terbaru > Ini yang Terjadi di Otak Anda Ketika Melihat Video Porno

Ini yang Terjadi di Otak Anda Ketika Melihat Video Porno

TRIBUN-TIMUR.COM – Tahukah Anda, apa yang terjadi pada otak ketika melihat tayangan adegan seksual atau pornografi? Ini kabar buruk bagi yang menyukai menonton tayangan porno.

Hasil penelitian, seperti dilaporkan dokter Muhammad Anwar Irzan, anggota redaksi medis KlikDokter, ada lima kejadian pada otak saat melihat pornografi.

Bagaimana itu? Berikut ini penjelasannya:

  1. Memicu Neuron di Otak Laki-laki

    Neuron ini, yang terlibat dengan proses bagaimana manusia dapat meniru perilaku, mengandung sistem motorik yang berkorelasi dengan fungsi luhur dan modern dari perilaku manusia. Dalam kasus pornografi, sistem neuron ini memicu gairah yang menyebabkan ketegangan seksual dan kebutuhan untuk disalurkan.
    Kenyataan yang menyedihkan adalah bahwa ketika pecandu pornografi sering melakukan masturbasi. Hal ini menyebabkan efek hormonal dan neurologis, yang membuat pecandunya gagal untuk mengalihkan fokus dari pornografi.

  2. Dopamin Meningkat

    Pada pria, ada lima bahan kimia utama yang terlibat dalam gairah seksual. Salah satu yang mungkin memainkan peran paling penting dalam kecanduan pornografi adalah dopamin. Dopamin memainkan peran utama dalam sistem otak yang bertanggungjawab terhadap dorongan seksual.

    Setiap jenis rangsangan yang dianggap memberikan kepuasan akan meningkatkan tingkat transmisi dopamin di otak, dan seperti berbagai obat adiktif, termasuk stimulan seperti kokain, amfetamin, dan methamphetamine.

    Dopamin secara tiba-tiba meningkat ketika seseorang mendapatkan stimulasi. Terutama jika itu adalah stimulasi seksual.

    Pemikiran yang erotis memicu lebih banyak dopamin. Paparan pornografi menyebabkan kecanduan dari dorongan seksual yang bisa mereka bayangkan dan ada akhirnya mengajarkan otak untuk menjadi kurang puas dengan pasangan seksual nyata.

  3. Otak Kecanduan Pornografi

    Fakta hasil penelitian, banyak pecandu pornografi mencari berbagai gambar porno yang paling baru daripada melakukan hubungan seks dengan orang yang sama.

    Alasannya dikaitkan dengan efek Coolidge, sebuah fenomena yang terlihat pada laki-laki, bahwa mereka memiliki daya rangsang yang lebih kuat terhadap “pasangan yang baru” yang mengakibatkan mereka menjadi kecanduan untuk mengeksplorasi pornografi.

    Ilustrasi otak seseorang yang sudah kecanduan pornografi
  4. Otak Mengalami Penurunan Sensitivitas Dopamin

    Stimulasi berlebihan dari dopamin pada para pecandu situs porno pada akhirnya membuat otak mereka mengalami penurunan kepekaan terhadap dopamin itu sendiri.

    Ketika reseptor dopamine turun setelah terlalu banyak distimulasi, otak tidak merespon dengan seharusnya dan para pecandu akan mengalami rasa lapar dan selalu merasa kurang dari apa yang mereka dapatkan.

    Hal ini yang mendorong mereka untuk mencari lebih keras lagi rangsangan seksual yang mampu memenuhi kepuasan mereka, dan dapat berujung pada akses konten porno yang lebih lama lagi.

    Akhirnya aktivitas pencarian menjadi bagai siklus tak berujung. Semakin terpuaskan, semakin adiksi dan otak semakin ‘kebal’ dopamin.

  5. Sistem Keengganan Alami Tidak Aktif

    Situs porno tidak akan mengaktifkan sistem keengganan alami otak atau tidak pernah kenyang. (dr Muhammad Anwar Irzan)

Sumber

Tweet

Tags: , , , , , , ,



Artikel Yang Lain:


  1. JKT48 – Pareo is Your Emerald (Pareo wa emerald english)
  2. Masalah Hak Paten, Google Maps Terancam tidak Boleh Diakses di Jerman
  3. Bank Indonesia Terima Tukar Uang Lama Sampai 30 Desember
  4. Video Adele – Someone Like You Versi koplo sera via vallent
  5. Hasil Drawing Babak 16 Besar Liga Champions 2013-2014
  6. Cara sederhana mengekspor dan mengimpor fungsi DLL C plus plus ( Dynamic Library (.dll) C++ exspor ke aplikasi VB )
  7. Heboh, Ada Ular Makan Buaya di Australia
  8. Cara Agar Tetap Langsing Meskipun Sibuk Berbisnis Internet
  9. Ternyata Benar, Filter Rokok Memang Mengandung Darah Babi !
  10. Ucapan Selamat Natal 2013 dan Tahun Baru 2014

Comments are closed.